Metropolitan

Warga Rorotan Demo Tolak Pembangunan Saluran

JAKARTA- Warga RW 4 Kel Rorotan Cilincing Jakarta Utara melakukan demo di depan Kali yang dibangun oleh salah satu kontraktor pembangunan perumahan.

Warga yang kesal akibat pembangunan kali turap setinggi 3 meter, panjang 200 meter dan lebar 6 meter ini lantaran setiap kali hujan turun tiga RT di RW 4 Rorotan selalu kebanjiran. Agar tidak terjadi banjir, akhirnya warga menutup kali pakai puing menggunakan beko supaya air tak meluap.

“Sejak puluhan tahun kami tinggal disini tidak pernah ada banjir saat hujan turun. Sekarang sebaliknya air setinggi 30 cm masuk kerumah” kata Hisyam Ketua RW 4 Rorotan.

Ditambahkan, Hisyam semestinya pihak yang membangun perumahan ini melakukan sosialisasi Amdal kepada warga. Termasuk danau yang ada disekitar pembangunan perumahan dibuatkan pompa untuk disedot. Dan air yang ada di dalam proyek tidak dibuang ke saluran warga.

“Kalau airnya dibuang ke saluran air warga yang kebanjiran kampung kami karena saluran airnya engga ada ujungnya ” ujarnya.

Dalam demo warga ini, hadir juga anggota komisi D DPRD DKI Jakarta Hj Neneng Hasanah. Karena pembangunan perumahan masuk di wilayah Jakarta Timur, ia akan melaporkan pihak berwenang di Pemko Jakarta Timur.

“Saya akan panggil dan meminta keterangan dari Pemko setempat. Dan harus dicarikan solusi , sebab dampak banjir dirasakan warga Rorotan” ujarnya.

Yuyun Wahyudi Lurah Rorotan juga membenarkan adanya keresahan warga dampak pembangunan itu. Ia sudah menyampaikan tuntutan warganya ke Pemko Jakarta Utara bahkan ke Pemrov DKI.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top